Maros, Republik_Kita.id — Pemerintah Kecamatan Maros Baru bergerak cepat menghubungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Maros setelah menerima aduan masyarakat terkait pohon tumbang di Dusun Jawi-Jawi, Desa Majannang, Kecamatan Maros Baru, yang mengganggu aktivitas dan keselamatan warga. Selasa, 13/01/2026.
Pohon mangga tersebut tumbang tiga Hari yang lalu dan menimpa jaringan listrik sehingga menyebabkan aliran listrik di wilayah sekitar terputus. Selain itu, material pohon juga menutup sebagian akses jalan warga dan berpotensi membahayakan masyarakat.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim BPBD Maros segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan pembersihan material pohon menggunakan peralatan khusus. Proses penanganan dilakukan secara cepat dan terkoordinasi bersama unsur pemerintah setempat.

Danru BPBD Maros, Ichal, mengatakan pihaknya langsung merespons laporan dari pemerintah kecamatan demi memastikan keselamatan warga.
“Begitu menerima laporan, kami segera menurunkan tim ke lokasi. Fokus kami adalah keselamatan warga serta mempercepat pembersihan agar aktivitas masyarakat kembali normal,” ujarnya.
Selain BPBD, pihak PLN juga turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan perbaikan jaringan listrik yang terdampak. Pemadaman sementara dilakukan sebagai langkah pengamanan selama proses evakuasi berlangsung.
Perwakilan PLN yang berada di lokasi menyampaikan bahwa perbaikan dilakukan setelah lokasi dinyatakan aman.
“Pemadaman sementara dilakukan demi keselamatan bersama. Setelah proses evakuasi selesai, kami langsung melakukan perbaikan agar pasokan listrik segera kembali normal,” jelasnya.
Dalam proses evakuasi tersebut, Babinsa Desa Majannang, Serma Haris Hasan, turut hadir dan berperan aktif membantu pengamanan lokasi serta memastikan kegiatan evakuasi berjalan aman, tertib, dan lancar bersama BPBD, PLN, pemerintah, dan masyarakat setempat.
Pemerintah kecamatan mengapresiasi sinergi lintas sektor dalam penanganan kejadian tersebut dan menghimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi pohon tumbang, terutama saat cuaca ekstrem.
Hingga proses evakuasi dan penanganan jaringan listrik selesai, kondisi di lokasi dilaporkan aman dan aktivitas warga berangsur kembali normal.
(*) EnhaL07













