Daerah  

KPU Kuansing, Gelar Pelepasan Distribusi Logistik Pemilu 2024 di Kuantan Singingi Berjalan Lancar

 

Kuansing (RK) – KPU Kabupaten Kuantan Singingi gelar acara pelepasan distribusi logistik Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau, serta Bupati dan Wakil Bupati Kuantan Singingi tahun 2024, berjalan dengan lancar.Pada hari Senin (25/11/2024) pagi

Sebanyak 1.216 kotak suara telah mulai dikirimkan ke 14 kecamatan di Kabupaten Kuantan Singingi sejak hari ini hingga esok, 26 November 2024.

Pada hari pertama, sebanyak 1.036 kotak suara telah didistribusikan ke tempat penyimpanan di Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di 14 kecamatan. Sisa 180 kotak suara akan dikirim pada hari kedua untuk kebutuhan khusus. Proses distribusi dilakukan dengan pengawalan ketat oleh aparat Polri bersenjata lengkap, Satpol PP, dan pengamanan internal KPU.

Ketua KPU Kabupaten Kuantan Singingi, Wawan Ardi mengatakan, Fokus pada TPS Rawan Bencana Salah satu perhatian utama adalah logistik untuk 48 TPS yang berada di 30 desa rawan banjir. Berdasarkan laporan terakhir, kondisi air di sejumlah wilayah rawan bencana mulai surut. Pihak KPU, Bawaslu, dan Polres Kuantan Singingi terus memantau perkembangan situasi guna memastikan TPS siap digunakan pada hari pencoblosan dan pemungutan suara nantinya.

“Kami berharap hujan tidak berdampak pada TPS, sehingga proses pemilihan dapat berlangsung lancar. Situasi terkini menunjukkan bahwa air sudah surut, dan kami terus berkoordinasi untuk memastikan semua TPS siap,” ujar Ketua KPU Kuantan Singingi.

Lanjut, Ketua KPU Kuansing juga menghimbau kepada Pemilih Menjelang hari pencoblosan dan pemungutan suara, masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi diimbau untuk menggunakan hak pilihnya secara bijak. Beberapa hal penting yang disampaikan oleh KPU dan Bawaslu kepada pemilih antara lain:

1. Tidak Membawa dan Menggunakan Ponsel di TPS
Pemilih dilarang mendokumentasikan proses pencoblosan. Hal ini bertujuan menjaga kerahasiaan suara dan mencegah terjadinya pelanggaran yang dapat menciptakan konflik.

2. Hadir Tepat Waktu
Pemilih diharapkan hadir ke TPS lebih awal untuk menghindari antrean panjang.

3. Menjauhi Politik Uang
Bawaslu menegaskan larangan keras terhadap praktik politik uang, baik berupa uang tunai maupun barang. Hal ini penting untuk menjaga integritas pemilu.

Sementara itu untuk Pengamanan Distribusi Logistik, Kapolres Kuantan Singingi, AKBP Pangucap Priyo Sogito, menjelaskan bahwa seluruh logistik pemilu didistribusikan dengan pengawalan ketat. “Pengamanan dilakukan mulai dari gudang penyimpanan di PPK hingga ke TPS. Begitu juga saat logistik kembali dari TPS ke PPK setelah pemungutan suara. Kami memastikan setiap tahapan berjalan aman dan terkendali,” tegas Kapolres.

Pihaknya juga menurunkan personel di setiap kecamatan untuk menjaga keamanan hingga proses penghitungan suara selesai.

Kapolres Kuansing juga berharap untuk Pemilu yang Demokratis Melalui kerja sama antara KPU, Bawaslu, aparat keamanan, dan masyarakat, diharapkan pelaksanaan Pemilu 2024 di Kuantan Singingi dapat berjalan dengan aman, lancar, dan demokratis.

Masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi diingatkan bahwa suara mereka sangat berharga dalam menentukan masa depan daerah ini. Mari bersama-sama menciptakan suasana pemilu yang damai dan bebas dari pelanggaran. ” Ujarnya Kapolres Kuansing

Sementara hal yang sama di sampaikan oleh Ketua Bawaslu Kuansing, Mardius Adi Saputra SH MH mengatakan bahwa,
Sebagai upaya memastikan kesiapan pengawasan, Bawaslu Kabupaten Kuansing mengingatkan pentingnya peran PKD (pengawas kelurahan dan desa), terutama pengawas TPS dalam menjaga kelancaran dan keadilan pemilihan.

Untuk pengawasan tidak mungkin ptps mengawasi sampai di belakangnya kan, maka kita tetap minta KPU dalam hal ini jajaran KPPS menghimbau nanti semua pemilih yang mau melakukan pencoblosan untuk jangan mendokumentasikan. kalau masalah sanksi kalau di undang-undang pemilu itu tidak ada tapi di undang-undang pemilihan belum ada kita tetapkan mungkin baru karena kalau ada dokumentasinya nanti itu akan menciptakan konflik nanti, apalagi ada ASN yang mendokumentasikan ada perangkat desa, harap di laporkan Bawaslu Kabupaten Kuantan Singingi bersama jajaran yang lainnya itu akan melakukan patroli pengawasan di minggu tenang baik malam ataupun siang.” Ucapnya mardius

“kita menghimbau kepada semua peserta politik jangan coba-coba melakukan money politik, money politik itu tidak hanya uang money politik itu barang juga contoh Tumblr, gelas atau jam itu boleh dibagikan di masa kampanye di minggu tenang tidak dibolehkan lagi.

Maka kita menghimbau kampanye sudah selesai ini. Kalau namanya untuk saksi contoh dia ngumpul untuk saksi, “operasional saksi boleh tapi kalau dia bagi-bagi nanti dor dor kebagi kepada lawan dan lawan itu melaporkan itu pidana kritik dulu dan bisa saja membatalkan calon pasangan masing-masing seandainya ketahuan seperti itu.

“Ujung tombak pengawasan ada di pengawas TPS. Kami perlu memastikan kesiapan pengawas dalam pengawasan harus ditingkatkan agar potensi pelanggaran dapat ditekan semaksimal mungkin,” ujar Ketua Bawaslu Kuansing Mardius Adi Saputra