Maros,Republik_Kita.id – Warga Desa Majannang, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros, kembali menyoroti kondisi bangunan Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) yang roboh beberapa bulan lalu dan hingga kini belum juga diperbaiki. 9/5/2026.
Proyek yang diketahui bersumber dari APBD tahun 2024 dengan nilai anggaran sekitar Rp300 juta tersebut sebelumnya sempat viral di sejumlah portal media. Namun, sampai saat ini bangunan itu masih tampak terbengkalai tanpa adanya aktivitas perbaikan dari pihak terkait.
Warga mengaku kecewa karena fasilitas yang diharapkan menjadi solusi kebutuhan air bersih masyarakat justru roboh sebelum sempat dimanfaatkan.
“Sampai sekarang belum ada tanda-tanda mau diperbaiki. Kami hanya melihat bangunannya dibiarkan begitu saja,” kata seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Menurut warga, pipa sumber air tawar bahkan baru dipasang sekitar satu minggu sebelum bangunan tersebut roboh. Karena itu, masyarakat setempat mengaku belum pernah menikmati manfaat dari program Pamsimas tersebut.
Kondisi itu memunculkan pertanyaan di kalangan warga terkait keseriusan pemerintah dalam menangani proyek yang sudah menghabiskan anggaran ratusan juta rupiah tersebut. Mereka berharap ada langkah konkret dan tanggung jawab nyata agar fasilitas itu bisa kembali dibangun dan dimanfaatkan masyarakat.
“Harusnya segera ada tindakan. Ini menyangkut kebutuhan air bersih warga,” ungkap warga lainnya.
Hingga kini, belum ada informasi pasti terkait kapan perbaikan akan dilakukan. Warga berharap pemerintah daerah dan pihak terkait segera turun tangan agar proyek tersebut tidak berakhir menjadi bangunan terbengkalai tanpa manfaat bagi masyarakat.













