Akses Perumahan Fiziya Relife diTutup, Warga Keluhkan Gangguan aktifitas

Maros, Republik_Kita.id–  Sabtu,4 April 2026. Akses masuk Perumahan Fiziya Relife yang berada di dalam kawasan Pesantren Darul Istiqomah, Kabupaten Maros, dilaporkan ditutup menggunakan material kayu oleh sejumlah oknum yang tidak dikenal. Penutupan tersebut menyebabkan terganggunya aktivitas keluar-masuk warga sehari-hari.

Berdasarkan pantauan di lokasi, terlihat penghalang berupa kayu dipasang di area gerbang sehingga kendaraan tidak dapat melintas dengan normal. Beberapa orang juga tampak berada di sekitar lokasi penutupan.

Sejumlah warga mengaku resah dan kecewa atas tindakan tersebut. Salah seorang warga yang tidak bersedia disebutkan namanya menyampaikan kritik keras terhadap penutupan akses itu.

“Ini sangat merugikan dan tidak bisa dibenarkan. Jalan ini akses utama warga, bukan untuk ditutup sepihak tanpa kejelasan. Kami merasa hak kami sebagai warga diabaikan,” ujarnya.

Warga juga mendesak aparat penegak hukum untuk segera turun tangan dan mengambil tindakan tegas terhadap pihak yang bertanggung jawab.

“Kalau dibiarkan, ini bisa memicu konflik. Kami minta aparat segera bertindak dan jangan tutup mata terhadap kejadian ini,” tambahnya.

Lebih lanjut, menurut keterangan warga, tindakan penutupan akses tersebut diduga dilakukan dengan dalih menjaga marwah pesantren. Namun demikian, warga menilai bahwa hal ini bukan merupakan keputusan resmi lembaga, melainkan diduga dilakukan oleh segelintir oknum yang mengatasnamakan dan turut mengatur manajemen pengelolaan pesantren.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi terkait pihak yang bertanggung jawab atas penutupan akses tersebut. Informasi yang beredar di masyarakat masih memerlukan klarifikasi lebih lanjut dari pihak terkait.

Warga berharap adanya penanganan cepat dari pihak berwenang agar situasi tidak semakin memanas dan aktivitas dapat kembali berjalan normal.