Daerah  

Dilakukan Peninjauan, Ninik Mamak Kinali Pastikan Tak Ada Limbah Berbahaya di Pabrik SBS

 

Pasaman Barat – Republikkita.id | Sejumlah ninik mamak kinali bantah adanya limbah berbahaya di kawasan pabrik kelapa sawit PT Sari Buah Sawit (SBS) di Bateh Uba Jorong Langgam Sepakat, Kecamatan Kinali, Pasaman Barat (Pasbar), Jumat, (22/11)

Terkait isu ada limbah berbahaya di perusahaan tersebut, sejumlah ninik mamak langsung menuju lokasi batang pinaga yaitu, DT Ahmad Diar Jolelo, DT Dawar Majogarang, DT Arismanto Indomarajo, Urang Tuo Adat H Yulizar.

DT Arlismanto Indomarajo menyebutkan, setelah kami periksa kelokasi batang pinaga, tidak ada kami temukan limbah yang berbahaya seperti, ikan dan tanaman sawit yang mati akibat limbah perusahaan tersebut, bahkan kami temukan di lokasi sungai batang pinaga itu ada kakak-kakak kami sedang memancing ikan, Katanya

“Ditempat yang sama, DT Jolelo Ahmad Diar mengatakan, Sudah 24 tahun pabrik ini berdiri tidak ada masalah, biasanya masyarakat yang menganggur sekarang sudah dapat bekerja, tarkait limbah, ikan dan tanaman disini juga tidak ada yang mati akibat limbah, bahkan kami dengan perusahaan sudah pernah menabur ikan nila sebanyak 15.000 ekor ke sungai batang pinaga beberapa waktu yang lalu

Lanjut dia, Perusahaan pabrik kelapa sawit SBS saat ini baik-baik saja, tidak pernah benturan dengan ninik mamak setempat, kita meninjau kelokasi saat ini untuk memastikan informasi yang beredar di media sosial adalah bohong.dan disini kami tidak menemukan seperti yang diisukan tersebut, Pungkasnya

Dikonfirmasi media ini melalui pesan whatshap, Rama selaku humas perusahaan, bahwa PT.SBS tidak pernah merampas tanah masyarakat seperti isu yang beredar di sosial media, hal ini dapat dibuktikan dengan surat Hak Guna Bangunan (HGB) milik PT.SBS, Untuk itu saya sangat menyayangkan individu perusak citra Pasaman Barat dan merusak iklim investasi atas unsur-unsur yang tidak baik yang dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab, Katanya

(Tim)