LIN Desak Tindakan Tegas, Jalan Nasional Maros Dipenuhi Lumpur Akibat Aktivitas Proyek Perumahan

Maros, Republik_Kita.id | Sulawesi Selatan — Lembaga Investigasi Negara (LIN) mengeluarkan pernyataan keras terkait kondisi jalan nasional yang dipenuhi tanah dan lumpur akibat aktivitas truk pengangkut timbunan dari Perumahan Bumi Salewangan Mas, Kelurahan Adatongeng, Kecamatan Turikale. Ketua LIN, Amir Perwira, menegaskan bahwa kelalaian ini tidak bisa lagi ditoleransi.

Pantauan di lapangan menunjukkan kondisi memprihatinkan: jalur dari lorong perumahan hingga depan Kantor Pemadam Kebakaran Maros berubah menjadi lintasan berlumpur. Material tanah yang tercecer dari ban kendaraan proyek membuat permukaan jalan licin dan sangat berisiko menimbulkan kecelakaan.

Amir menyebut pengembang perumahan telah abai dan gagal memenuhi standar keselamatan lingkungan sebagaimana seharusnya diterapkan dalam setiap aktivitas proyek.

Dari lorong Bumi Salewangan Mas sampai pemadam kebakaran penuh tanah. Ini pelanggaran nyata terhadap keselamatan publik. Pihak pengembang tidak boleh lepas tangan—mereka wajib bertanggung jawab penuh,” tegas Amir Perwira.

LIN mendesak Dinas Perhubungan Kabupaten Maros segera mengambil tindakan konkret, mulai dari menertibkan kendaraan berat hingga menjatuhkan teguran resmi jika pihak pengembang tidak segera melakukan pembersihan dan perbaikan.

Amir juga menegaskan bahwa persoalan ini tidak boleh dianggap remeh oleh pemerintah daerah.

Bupati Maros harus turun tangan. Tidak boleh ada pembiaran. Ini jalan nasional—setiap nyawa pengguna jalan dipertaruhkan jika kondisi ini dibiarkan,” ujarnya.

Selain meminta penertiban, LIN menuntut pengembang segera menyediakan fasilitas wheel wash (pembersih roda) dan memastikan seluruh kendaraan keluar dari area proyek dalam kondisi bersih, sehingga tidak lagi mencemari jalan umum.

Warga sekitar menyambut langkah tegas dari LIN dan berharap seluruh instansi terkait segera bertindak untuk mengembalikan kondisi jalan menjadi aman, bersih, dan layak dilalui.

(*) Team Investigasi LIN