Tingkatkan Kualitas Perwasitan, Perpani Riau Gelar Pelatihan Juri Panahan Tingkat Provinsi 2026

Pekanbaru|RK – Dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya perwasitan, Pengurus Provinsi Persatuan Panahan Indonesia (Pengprov Perpani) Riau sukses menggelar Pelatihan Juri Panahan Tingkat Provinsi Riau Tahun 2026. Kegiatan berlangsung selama dua hari, 18-19 April 2026, bertempat di Gedung FKIP Universitas Islam Riau (UIR), Pekanbaru.

Kegiatan ini resmi dibuka oleh Plt. Ketua Umum Pengprov Perpani Riau, Drs. Muspita,M.Pd. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa ketersediaan juri berlisensi dan berkualitas menjadi salah satu kunci utama dalam pembinaan prestasi olahraga panahan di Riau.

“Kita tidak bisa bicara prestasi tanpa didukung perangkat pertandingan yang baik. Juri adalah garda terdepan untuk memastikan pertandingan berjalan adil dan sesuai aturan. Saya harap semua peserta serius mengikuti pelatihan ini,” pesan Muspita saat membuka acara, Sabtu (18/4/2026).

Ketua Panitia Pelaksana, Dr. Sasmarianto, melaporkan bahwa pelatihan ini diikuti oleh 36 peserta dari berbagai kabupaten/kota se-Provinsi Riau. Ia menjelaskan, tujuan utama kegiatan adalah untuk menambah jumlah serta menyegarkan kembali pengetahuan para juri panahan di Riau.

“Animo peserta cukup tinggi. Ini bukti bahwa daerah-daerah di Riau sangat peduli dengan pengembangan SDM perwasitan. Materi yang diberikan juga langsung dari wasit nasional agar kualitasnya terjamin,” ungkap Dr. Sasmarianto.

Hadir sebagai narasumber utama, dua wasit nasional asal Riau, yaitu H. Siswanto, S.Hut., M.H dan Rizky Kurniawan. Keduanya memberikan materi mendalam terkait aturan pertandingan terbaru World Archery, teknik penilaian, manajemen lapangan, serta simulasi kasus-kasus yang sering terjadi saat pertandingan.

“Target kita adalah mencetak juri panahan berlisensi yang kompeten dan berintegritas. Riau punya banyak potensi atlet, jadi harus diimbangi dengan kualitas juri yang mumpuni agar pembinaan berjalan fair dan profesional,” ujar H. Siswanto saat memberikan materi.

Sementara itu, Rizky Kurniawan menekankan pentingnya update regulasi. “Peraturan panahan cukup dinamis. Juri harus terus belajar agar tidak ketinggalan. Pelatihan ini jadi wadah penyegaran ilmu sekaligus standarisasi bagi semua juri di Riau,” jelasnya.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada seluruh peserta pada Minggu (19/4/2026). Para peserta tampak antusias berfoto bersama usai dinyatakan lulus dan siap bertugas sebagai juri di berbagai event panahan di Riau.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan Riau memiliki stok juri berkualitas yang siap mengawal setiap kejuaraan panahan, sekaligus mendukung persiapan menuju PON dan event nasional lainnya.

Suasana foto bersama peserta, narasumber, dan panitia usai penutupan Pelatihan Juri Panahan Tingkat Provinsi Riau 2026 di Gedung FKIP UIR, Pekanbaru, Minggu (19/4/2026).