Republik_Kita.id|Maros, 21 Oktober 2025 — Dalam rangka memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-80 yang jatuh pada 27 Oktober 2025, PT PLN (Persero) melalui program sosial Light Up The Dream (LUTD) kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan terang bagi seluruh lapisan masyarakat.
Kali ini, PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Maros memberikan bantuan penyambungan listrik gratis kepada warga kurang mampu di Dusun Pandanga, Desa Tupabiring, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Manajer PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Makassar Utara, mewakili General Manager PLN UID Sulselrabar, Bapak Martinus Irianto Pasensi, bersama Manajer PLN ULP Maros, Bapak Sadrach. Kegiatan ini turut disaksikan oleh Camat Bontoa, Bapak Baso, S.E., M.Si., dan Kepala Desa Tupabiring, Bapak Muh. Arief.

Bantuan penyambungan listrik gratis tersebut diberikan kepada Ibu Yangka, warga Dusun Pandanga yang selama ini belum menikmati aliran listrik di rumahnya.
> “Dalam rangka Hari Listrik Nasional ke-80, kami dari PLN Unit Layanan Pelanggan Maros memberikan bantuan penyambungan listrik gratis bagi masyarakat kurang mampu. Salah satunya di rumah Ibu Yangka, yang mewakili tujuh RT lainnya di Kabupaten Maros. Program Light Up The Dream ini merupakan murni hasil gotong royong pegawai PLN dan telah berjalan cukup lama. Kami juga menyalurkan bantuan sembako dari Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN,” jelas Manajer PLN ULP Maros, Sadrach.
Ia menambahkan, PLN terus berkomitmen agar seluruh masyarakat dapat menikmati listrik tanpa terkecuali, terutama bagi warga di wilayah yang masih memiliki keterbatasan akses.
> “Kami berharap, tidak ada lagi masyarakat yang belum menikmati listrik, terlebih bagi warga kurang mampu,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Tupabiring, Muh. Arief, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian PLN terhadap warganya.
> “Kami ucapkan terima kasih kepada pihak PLN Maros yang turun langsung menyalurkan bantuan KWH dan sembako kepada warga kami yang kurang mampu. Mudah-mudahan ke depannya, wilayah kami bisa lebih diperhatikan, terutama yang jaringan listriknya masih di bawah standar,” ujarnya.
Rasa haru juga tampak dari Ibu Yangka, penerima bantuan listrik gratis tersebut.
> “Alhamdulillah, saya sangat berterima kasih kepada pihak PLN yang sudah membantu penyambungan listrik di rumah kami. Akhirnya kami bisa menikmati terang seperti warga lainnya,” ungkapnya dengan penuh syukur.
Melalui program Light Up The Dream, PLN berupaya mewujudkan mimpi masyarakat kurang mampu untuk menikmati akses listrik yang layak, sejalan dengan semangat “Terangi Negeri, Wujudkan Harapan”.













